Welcome
image

Sutowo, S.TP.

HP:085-22-00-66-911


Member of Ciputra Entrepreneurs Club (CEC)
Visitor

Flag Counter

SEPULUH ALASAN MENGAPA KEUANGAN KITA KACAU

 

1. No one taught us how.
Tak seorangpun mengajari kita mengelola keuangan pribadi.

2. Leaving it up to other.

Menyerahkan manajemen keuangan pribadi pada orang lain.

3. Relying on unsuitable advisor.

Bergantung pada penasehat keuangan yang tidak cocok.

4. Wrong advice.

Mendapatkan nasehat yang salah.
5. Greed.

Sedihnya, serakah adalah pertanda mengapa banyak orang jatuh ke dalam kesulitan keuangan.
6. Insufficient knowledge.

Banyak orang menanam modal karena ikut-ikutan tanpa memiliki pengetahuan yang cukup. Don't fish in the deep blue sea if your fishing rod is only an arm's length (Malay proverb).
7. Not realising the importance of personal finance.

Tidak menyadari arti penting keuangan pribadi.
8. Not wanting to learn.

Banyak orang tak ingin belajar bagaimana mengelola keuangan mereka secara baik.
9. No clear financial goals.

Sebagian besar orang tidak punya tujuan keuangan (financial goals).
10. Following the madding crowd.

Dalam kehidupan nyata, setiap orang mengikuti apa yang dilakukan banyak orang. Dalam kenyataan juga, sebagian besar orang tidak kaya dan kesejahteraan itu berada di tangan sedikit orang. Karena itu gunakan pendekatan berkebalikan (the contrarian approach) -- lakukan hal-hal yang berkebalikan dengan yang dikerjakan orang banyak.


“Don’t be afraid it you only failed once, Edison have failed ten thousand times before he succeeded in making a electric lamp.”

(Jangan cemas kalau baru gagal sekali, Edison gagal sepuluh ribu kali sebelum berhasil menyempurnakan bola lampu pijar)

Copyright © 2021 www.sutowo.com · All Rights Reserved